Sabtu, 06 Oktober 2012

GET MARRIED ^^


I'm baaaaccckk...!!!!!!!!!

Readers said, "so what?? Terus gue harus koprol abis itu kayang abis itu manjat pohon toge sambil bilang 'WOW!' gitu???" JLEB! *ngehe banget*

Hei, wait! Emang ada readers gitu?? JLEB! JLEB! JLEB! *bener-bener ngehe*

Wah... udah lama banget ya sejak terakhir kali gue ngeblog. Daily activity gue emang cukup padet belakangan ini. *tssah... lagak lo!* Tapi nyatanya emang gue kudu berangkat kerja pagi, pulang sore, kadang abis magrib baru nongol di rumah. Malem hari gue cuma pengennya langsung molor. Kalau mau online, paling via hape aja. Di kantor masih bisa sih nyempetin buka-buka blog, tapi sekedarnya aja. Kalau untuk posting sih, kayaknya bener-bener harus nunggu mood kerjaan kelar dulu.

Eniwei, gue nggak mau review tentang filmnya Nirina Zubir yang punya judul sama dengan posting kali ini. Tapi yang mau gue share adalah soal niatan kami--gue dan Pipi tunangan gue--untuk melanjutkan hubungan ke jenjang yang lebih serius. Yep, insyaallah tahun depan kami menikah. Finally! Aamiin!

Sebenernya, dari awal pacaran kami emang serius. Tapi nggak pernah direncanakan sebelumnya kapan tunangan, menikah, punya anak, and so on and so on. Semua mengalir begitu aja. Setelah pertunangan yang dilakukan pada 14 Oktober 2011 pun, rencana menikah kami juga masih di awang-awang. Belum ada penentuan tanggal pastinya. Alasannya simpel, kami berdua sama-sama anak kedua. Cuma bedanya, gue bungsu dan Pipi masih punya dua adik perempuan di bawahnya (Oh... I love them both! They're so nice!). So, kami masing-masing masih punya kakak laki-laki, yang kebetulan juga, keduanya masih sama-sama jomblo belum menikah. Jadi, sebagai adik yang baik, kami menunggu waktu yang tepat untuk menikah. Tentunya setelah orang tua kami menikahkan para kakak tersayang. Tapi sialnya, untuk urusan komitmen yang satu itu, kayaknya kakak-kakak kami punya jalan pikiran yang kompak. Mereka masih hepi banget menyandang status single! Ditambah lagi, tiap kali kakak gue punya pacar, selalu aja putus di tengah jalan. Kakak si Pipi juga sama aja. Pacarnya diumpetin terus, eh... denger kabar malah putus juga. Nyem, nyem, nyem! -_-" Ujungnya, makin jauh aja rasanya gerbang pernikahan yang diimpikan itu. Hiks!

Tapi untunglah, setelah masing-masing keluarga mikir daripada kita kelamaan galau mikirin merit yang tak kunjung nyata, akhirnya keluarga mengadakan kompromi. Dan keputusannya adalah para kakak harus mengalah dan menunggu tahun berikutnya kalau mau merit! Yaaay!! *dibom para kakak*

So, this is it! I'll get married, ladies! Huurraayy!!! *lempar pom-pom*

Persiapan pernikahan kami sebenernya sudah dilakukan dari jauh-jauh hari. Tepatnya sebulan setelah pertunangan. Kami mulai dari menyicil seserahan. Hei, saran aja sih. Kalau memang sudah ada planning merit, menyicil seserahan adalah hal yang cukup tepat sebagai persiapan awal. Kita harus inget kalau menikah itu nggak murah. Tapi semua bisa lebih ringan kalau ada planning budget yang rasional. Misalnya, untuk seserahan sendiri, pastinya keluar duit nggak kurang dari 2 juta, kan? Bayangin aja kalau uang 2 juta itu dikeluarkan sekaligus dalam sehari. Pastinya bikin nyesek si cami a.k.a calon suami. Kalau gue sebagai pihak perempuan sih ya seneng-seneng aja dibelanjain seserahan sampai 2 jeti-an dalam sehari. Hoho! *digantung Pipi*. Tapi apa kabar sama cami? Kasian kan dia. So, untuk mengurangi beban itulah, kami memutuskan untuk menyicil seserahan dari jauh-jauh hari. Minimal 1 barang aja tiap bulan, kita udah bisa dapetin 12 barang untuk seserahan dalam 1 tahun. Tapi biasanya sih, kami bisa beli 2-3 barang dalam 1 bulan. Jadi waktu untuk menyicil seserahan bisa lebih singkat. Tapi ya lagi-lagi, liat sikon keuangan cami juga. Kalau dalam bulan tertentu dia lagi banyak pengeluaran untuk hal penting lainnya, kita juga harus bisa ngerti. Menyicil seserahannya di-pending sampai bulan berikutnya aja. Dengan sedikit bersabar, keuangan cami masih dalam status aman, kita juga masih bisa dapet barang yang kita mau. Dan siapa tahu, bulan berikutnya kita bisa nemu barang yang lebih oke dari yang kita mau di bulan itu. Atau kalau memang udah nggak bisa berpindah ke lain hati lagi untuk beli barang yang lain, beli aja dulu pake duit kita sendiri. Bulan depan baru minta ganti cami. Pastinya kudu kompromi dulu dengan sang cami. Fair enough, kan? ;-)

Oya, untuk angsulan Pipi juga gue melakukan hal yang sama. Gue nggak mau dong dalam sehari harus merogoh kocek dalem-dalem buat beli perlengkapan ini-itu Pipi. Kemarau bisa-bisa ATM gue, mak!

Sejauh ini, untuk urusan seserahan dan angsulan sudah 90% selesai. Tinggal cari alat makan dan kain untuk kebaya aja. Untuk make up dan toiletries, kami sengaja pending dulu sampai 1-2 bulan sebelum hari H. Maksudnya biar nggak kelamaan 'dipendem' aja. Jadi waktu nanti dihias di seserahan bisa still fresh dan nggak kelewat mepet dari tanggal kadaluwarsa. Hehe.

Selain seserahan, kami juga mulai menyiapkan yang lain. Kayak design undangan yang kami pengen, souvenir yang bagus tapi bermanfaat buat tamu, salon mana yang kira-kira berkualitas tapi harga murce meriong, vendor mana aja yang bakal kami pakai, dan hal-hal printilan lainnya. Bahkan yang sepele kayak buku tamu dan box seserahan juga mesti dipikirin bener-bener. Gue nggak mau asal beli atau nyewa yang penting ada. Nope! Soalnya ini kan momen sekali seumur hidup. Hehe.

Bocoran sedikit, tema resepsi nanti gue pengennya serba etnik dan bertaburan warna merah. Secara gue gadis Jawa yang demen warna merah. Gue memang penggemar budaya pop Jepang, tapi untuk pernikahan nanti, gue tetap pengen menghadirkan citra sebagai orang Indonesia asli. Ahey! Untuk warna merah, udah gue siapin semuanya. Mulai dari beli bahan kebaya merah untuk keluarga dan panitia, sampai pilih-pilih orderan serba merah untuk resepsi. Bahkan kebaya akad yang tadinya pengen serba putih pun jadi sedikit ada motif merah demi menunjang tema. Sahabat-sahabat gue juga udah gue info dari awal kalau resepsi nanti dress code mereka harus merah. Hehe. Maaf ya, gals... gue ngerepotin! *kecup basah satu-satu*

Nah, untuk persiapan pernikahan gue lainnya bakalan gue review di posting-posting berikutnya. Well, kayaknya untuk sementara, blog ini bakal jadi blog yang isinya cuma nyeritain merit, deh! Wkwk! Sori banget buat para jombloers, bukan maksud hati pengen buat iri, ya! :p *dikeroyok para jomblo*

Sampai ketemu di posting berikutnya dan have a nice weekend, everybody!!! ^.^

0 komentar:

Posting Komentar

 

Blog Template by BloggerCandy.com

Full Edited by lovelyshironeko.blogspot.com